Rabu, 27 Januari 2016

ARSITEKTUR BIOLOGIS

ARSITEKTUR BIOLOGIS
Beberapa tahun terakhir, isu pemanasan global menjadi masalah kritis yang semakin disadari oleh banyak manusia di muka bumi. Tidak seimbangnya ekosistem alam, gejala cuaca ekstrem yang semakin sulit diprediksi, dan bencana alam dalam berbagai skala dan fenomena mulai menjadi pembahasan hangat di setiap negara. Para pemimpin bangsa diberbagai belahan dunia pun berkumpul untuk membahas masalah pemanasan global ini,sebab bumi ini adalah tempat tinggal manusia bersama, sehingga penyelesaiannya pun harus dilakukan bersama-sama. Selain itu, berbagai komunitas dan lembaga swadaya masyarakat yang peduli akan lingkungan menjamur di mana-mana. Mereka membuat gerakan sadar lingkungan.Salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup adalah dengan menciptakan bangunan yang ramah lingkungan, baik dari segi rancang bangun (desain) maupun material bangunannya . Saat ini bukan waktunya untuk berlomba-lomba membuat bangunan pencakar langit, tetapi lebih dari itu, kita juga perlu memikirkan bangunan yang ramah dengan alam lingkungan, sehingga tercipta keseimbangan alam yang harmonis.


PENGERTIAN ARSITEKTUR BIOLOGIS
Dalam arsitektur dikenal istilah arsitektur biologis, yaitu ilmu penghubung antara manusia dan lingkungannya secara keseluruhan yang juga mempelajari pengetahuan tentang hubungan integral antara manusia dan lingkungan hidup, dan merupakan arsitektur kemanusiaan yang memperhatikan kesehatan. Istilah arsitektur biologis diperkenalkan oleh beberapa ahli bangunan, antara lain Prof. Mag.arch, Peter Schmid, Rudolf Doernach dan Ir. Heinz Frick.
Sebenarnya, arsitektur biologis bukan merupakan hal yang baru, sebab sejak ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita telah menerapkan konsep dasar dari arsitektur biologis ini, yaitu dengan membangun rumah adat (tradisional) menggunakan bahan-bahan yang diambil dari alam sehingga tidak mencemari lingkungan dan mempertimbangkan rancang bagun yang dapat tahan dengan segala macam ancaman alam, seperti hewan buas dan bencana seperti banjir, longsor,gempa, dan lain-lain. Rumah adat yang berbentuk rumah panggung adalah contoh dari arsitektur biologis masyarakat Indonesia zaman dahulu.
Pada peristiwa gempa di Padang tahun lalu, rumah adat ini terbukti lebih kokoh dibanding dengan rumah atau bangunan lain,karena bobotnya yang ringan, terbuat dari bambu dan kayu. Di era modern seperti sekarang, menggunakan arsitektur biologis bukan tidak mungkin, apalagi di saat kondisi bumi mengalami perubahan drastis yang disebabkan pemanasan global. Namun, tentu kita tidak harus membangun bangunan yang sama persis dengan rumah adat, karena kondisi lingkungan saat ini tidak lagi memungkinkan kita untuk membuatnya. Yang mungkin kita lakukan adalah dengan mencoba membuat rancang bangun rumah yang efisien akan sumber daya (seperti listrik) tanpa mengurangi kenyaman bagi penghuni rumah itu sendiri. Selain itu, pentingnya pendekatan ekologis seperti ramah lingkungan, ikut menjaga kelangsungan ekosistem, menggunakan energi yang efisien,memanfaatan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui secara efisien, menekanan penggunaan sumber daya alam yang dapat diperbarui dengan daur ulang dalam membangun lingkungan akan turut meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Hal ini menjadi konsep arsitektur biologis saat ini menjadi lebih kontemporer.
Arsitektur biologis akan mempergunakan teknologi alamiah untuk menetrasi keadaan kritis alam yang sudah mulai terancam, untuk meningkatkan kualitas kehidupan yaitu kerohanian, dan kualitas bangunan dengan bagian-bagian material. Bahan-bahan bangunan yang digunakan dalam mewujudkan arsitektur biologis adalah bahan-bahan bangunan dari alam, seperti kayu, bambu, rumbia, alang-alang dan ijuk.Perencanaan arsitektur biologis senantiasa memperhatikan konstruksi yang sesuai dengan tempat bangunan itu berada. Teknologinya sederhana, bentuk bangunannya punditentukan oleh rangkaian bahan bangunannya dan oleh fungsi menurut kebutuhan dasar penghuni dengan cara membangunnya.Arsitektur tradisional merupakan contoh dari arsitektur biologis. Arsitektur ini mencerminkan suatu cara kehidupan harmonis, asli, ritmis dan dinamis, terjalin antara kehidupan manusia dan lingkungan sekitar secara keseluruhan. Arsitektur tradisional dibangun dengan cara yang sama dari generasi ke generasi berikutnya. Arsitektur ini cocok dengan iklim daerah setempat dan masing-masing suku bangsa di Indonesia rupanya telah memiliki arsitektur tradisional.

ARSITEKTUR BIOLOGIS DAN PENERAPANNYA 
Melalui konsep arsitektur biologis, para arsitek diajak memahami rumah sebagai sebuah bangunan organis, untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Kualitas bangunan dengan bagian-bagian material dan rohani menentukan kualitas lingkungan hidup manusia.Bahan-bahan bangunan yang digunakan dalam mewujudkan arsitektur biologis adalah bahan-bahan bangunan dari alam. Bahan bangunan alam yang dapat dibudidayakan lagi,digunakan dalam arsitektur biologis, seperti kayu, bambu, rumbia, alang-alang dan ijuk.Bahan bangunan alamiah yang dapat digunakan lagi menjadi bangun alamiah yang dapat digunakan lagi menjadi bangun arsitektural adalah tanah liat, tanah lempung dan batu alam.Sedangkan bahan bangunan alam yang diproses pabrik atau industri adalah batu artifisial yang dibakar (batu merah), genting flam, genting pres dan batu-batuan pres (batako).Perencanaan arsitektur biologis senantiasa memperhatikan konstruksi yang sesuaidengan tempat bangunan itu berada.
Teknologinya sederhana, bentuk bangunannya punditentukan oleh fungsi menurut kebutuhan dasar penghuni dan cara membangunnya. Bentuk bangunan ditentukan oleh rangkaian bahan bangunannya. Konstruksi bangunan yang digunakan ada yang bersifat masif (konstrtuksi tanah, tanah liat dan lempung),berkotak (konstruksi batu alam dan batu-batu merah), serta konstruksi bangunan rangka(kayu dan bambu). Atas dasar pengetahuan tentang bahan bangunan tersebut, akhirnya tercipta bentuk-bentuk bangunan yang berkaitan dengan sejarah arsitektur.

ARSITEKTUR TRADISIONAL
Arsitektur tradisional merupakan contoh dari arsitektur biologis. Arsitektur ini mencerminkan suatu cara kehidupan harmonis, asli, ritmis dan dinamis, terjalin antara kehidupan manusia dan lingkungan sekitar secara keseluruhan. Arsitektur tradisional dibangun dengan cara yang sama dari generasi ke generasi berikutnya. Arsitektur ini cocok dengan iklim daerah setempat dan masing-masing suku bangsa di Indonesia rupanya telah memiliki arsitektur tradisional.Bentuk awal rumah bangsa Indonesia pada zaman dulu kiranya masih dapat dilihat didaerah-daerah pedalaman, seperti di Irian Jaya (Papua). Arsitektur yang dimiliki suku Korowai di Merauke misalnya, meskipun dibangun di atas pohon, tetapi kehidupan dan
perencanaan bangunan suku ini selaras dengan alam. Mereka masih menggunakan peralatan dari batu karang dan kayu. Rumah yang dibangun di atas pohon ini paling tidak menghabiskan waktu 2 tahun untuk penyelesaiannya, dan bisa menampung 4-5 keluarga.Dinding rumah dibuat dari pelepah daun nipah, pohon penghasil sagu. Alas rumah dari kulit kayu balsa yang diserut dengan pisau karang.Bentuk perkampungan dan perumahan di Bali juga mencerminkan suatu cara kehidupan harmonis antara manusia dan alam. Bentuk bangunannya disesuaikan dengan fungsi dan aktivitas penghuni.
Bahan-bahan bangunannya berasal dari bahan alami dan dibentuk dengan bantuan konstruksi yang memperhatikan iklim setempat.Ahli biologi dan arsitek Rudolf Doernach kelahiran Stuttgart-Jerman, melihat ada kecenderungan dan dorongan kuat, bahwa setiap negara di dunia kini berusaha membangun permahan dan kota masa depan yang memperhatikan masalah penyelamatan lingkungan. Pengotoran udara oleh industri dan kepadatan penduduk di perkotaan, sangat menghantui banyak negara di dunia.
Arsitektur biologis adalah alternatif untuk memperingan kerusakan lingkungan akibat kemajuan teknologi. Disarankan, pembangunan lingkungan harus terdiri dari dinding dan atap hidup yang menyediakan oksida dan energi.Pendidikan arsitektur barat sebenarnya kurang tepat diterapkan di negara-negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki latar belakang kebudayaan berbeda-beda.Karena itu, arsitektur biologis lebih mudah berkembang di Indonesia. Arsitektur barat modern yang dibangun dengan teknologi tinggi, lebih sering merusak dasar kehidupan manusia dan lingkungan alamnya.Arsitektur biologis pada dasarnya dibangun dari pembangunan yang bersifat biologisdan berakhir pada pemikiran baru yang lebih mendalam. Dia bersifat ekologis, alternatif dan tertuju kepada masa depan dengan kehidupan, pendidikan dan pemukiman yang seimbang dengan alam.

Sumber:
http://restikaefiariza.blog.com/2015/01/06/arsitektur-biologis/

Minggu, 08 November 2015

GAGALNYA PEMBANGUNAN BEARTI RUSAKNYA LINGKUNGAN



Lingkungan adalah kombinasi antar konsisi fisik yang mencakup sumber daya alam seperti tanah, air, energy surya, flora dan fauna yang hidup diatas tanah maupun dibawah lautan.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan komponen biotik. Komponen abiotic adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, air, udara, iklim, kelembaban, cahaya bunyi. Dan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikro organisme (virus dan bakteri).
Arsitektur berasal dari bahasa YUNANI arched dan tectoon. Arched bearti yang asli, yang awal, yang pertama, dan yang sebagainya. Tectoon bearti stabil, tidak roboh, dan sesuai dengan hukum grafitasi. Sedangkan Architectoon artinya pembangunan yang utama atau sebenernya: tukang bangunan yang pertama (MANGUNWIJAYA, 1998)
Arsitektur dan lingkungan sangat berkaitan satu sama lain. Karena salah satu pendukung arsitektur dalam dunia building design adalah lingkungan. Lingkungan lah yang membuat sebuah bangunan dapat dibangun diatas permukaan tanah yang teksturnya berbeda-beda. Lingkungan juga berguna sebagai lahan terbuka hijau pada sebuah bangunan untuk sebagai penyerapan air dan sirkulasi udara dari luar ke dalam atw dari dalam ke luar. Tetapi banyak juga permasalahan lingkungan yang berkaitan dengan arsitektur. Contohnya limbah, air kotor sisa dari kehidupan manusia yang tinggal di dalamnya.
Pembangunan bangunnan yang perencanaan sitenya kurang baik atau proyek yang tidak rampung juga bisa disebut kegagalan seorang arsitek terhadap lingkungan. Bangunan dengan perencanaan yang kurang baik dapat mengakibatkan gedung yang tidak berfungsi optimal. Suatu bangunan membutuhkan lokasi yang strategis agar manusia yang menggunakannya dapat dengan mudah mengaksesnya. Bangunan yang lokasinya sulit dicapai akan menyebabkan pengguna bangunan kesulitan dan akhirnya enggan menggunakannya. Ini juga berakibat bangunan tidak berfungsi optimal.

Di Jakarta misalnya, banyak proyek-proyek bangunan pencakar langit yang gagal dibangun. Ini 10 bangunan yang gagal dibangun:

  • ·         Kuningan Persada, (di Kuningan) rencana awal mau dibangun 451 meter dengan 70 lantai, harusnya selesai 1998.
  • ·         Sudirman Office & Ritz Carlton HOTEL, rencana awal setinggi 427 meter, dengan 81 lantai.
  • ·         Sampoerna Tower II atau Conrad International Center (di SCBD), rencananya 130 meter, dengan 36 lantai.
  • ·         Sampoerna Tower I atau Conrad International Centre (di SCBD), rencananya 130 meter, dengan 36 lantai.
  • ·         Dragon Tower, awalnya akan berdiri 422 meter dengan 101 lantai.
  • ·         Signature Tower (di SCBD), rancangannya setinggi 313 meter dengan 75 lantai. Kini ada proyek yang berbeda dengan nama The Signature Tower di SCBD setinggi 638 meter.
  • ·         Menara Kencana Tower I (Menara Kencana), rencananya setinggi 280 meter dengan 67 lantai.
  • ·         Menara Kencana Tower II (Menara Kencana), rencananya setinggi 280 meter dengan 67 lantai.
  • ·         Sahid Perdana, (Sudirman) rencana awal akan dibangun 192,41 meter dengan jumlah 46 lantai.
  • ·         Setia Budi, (Kuningan) rencana awalnya akan dibangun setinggi 188 meter dengan 45 lantai, harusnya selesai 2002.

Nah maka dari itu kita perlu adanya bangunan yang berwawasan lingkungan  yang berguna untuk memberikan pendidkan dan contoh bahwa bangunan itu didirikan dengan pertimbangan-pertimbangan yang berpihak kepada lingkunga, baik itu lokasi tapak bangunan, arah bangunan, material bangunan, konsep bentuk bangunan, serta energy yang akan di gunakan sebagai penunjang.

Dan bukan hanya itu, kita juga perlu memperhatikan juga beberapa hal guna meningkan kualitas hidup:

  • 1.      Tersedianya air bersih, udara bersih (cukup oksigen), rendah pulutan (CO2, SO2, NOx, dsb.)
  • 2.      Makanan yang layak (cukup nutrisi) dan sehat ( tidak tidak terkontaminasi, non biotek, dsb.)
  • 3.      Tempat tinggal yang nyaman secara psikis dan fisik (spasial, visual, audial, termal, oflaktual), aman dari bahaya alam (gempa bumi, tanah longsor, dsb.), aman dari ancaman manusia lain dan binatang.


TANGGAPAN
Memang benar sudah ada arsitek-arsitek yang gagal dalam menyatukan arsitektur dengan lingkungan sehingga adanya bangunan yang pekerjaannya terhenti, bangunan yang ditutup secara paksa karena adanya penyalah gunaan tanah pada proyek pembangunan, dll.
Dan beberapa arsitek yang gagal itu mereka tidak teliti dalam melakukan perencanaan pembangunan dan mungkin terlalu yakin juga karena bangunan yang didirikan akan menjadi bangunan yang kokoh dan tahan lama.
Arsitek juga adalah sebuah pekerjaan untuk merancang bangunan. Tetapi seorang arsitek juga hanya manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan. Baik kesalahan besar ataupun kesalahan kecil.
Walaupun begitu, tidak sedikit sorang arsitek yang berhasil merencanakan dan merancang sebuah bangunan. Contohnya: Ridwan Kamil, dia berhasil membangun Masjid Al-Irsyad di KOTA BARU PARANGHYANGAN – BANDUNG. Masjid itu bangun dengan sangat kokoh tampa merusak merusak lingkungan sekitar masjid. Selain itu juga ada Budi Pradono, Isandra Martin Ahmad, Baskoro Tedjo, Dan itu juga termasuk salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki arsitek-arsitek hebat dan berkualitas.


SOLUSI
Seorang arsitek harus lebih teliti dalam merancang dan merencanakan bangunan baik dari hal kecil sampai hal besar. Karena jika terjadi kesalahan ataw kegagalan dapat menyebabkan kerugian bagi semua pihak seperti masyarakat yang tinggal di sekitar proyek, lingkungan yang ada disekitar proyek dan pemerintah daerah tersebut.
Seorang arsitek juga perlu memperhatikan daerah sekitar proyek sehingga dalam proses perancangan dan perencanaan bukan hanya untuk bangunannya saja tetapi juga untuk lingkungannya juga.

NAMA            : APRIYANTO PAMUNGKAS
KELAS           :2TB02

NPM                :21314475

PENGALAMAN MENJADI MAHASISWA ARSITEKTUR



Sebelum nya saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, Nama saya Apriyanto Pamungkas, saya lahir di bogor pada tanggal 8 april 1996.

Sebelum nya saya sekolah di SMA negeri 11 bekasi, pada awal nya saya sangat tidak suka mengambil jurusan teknik, karena saya lebih tertarik dengan dunia seni atau psikologi. Tetapi keluarga saya menginginkan saya untuk mengambil juruan teknik saat saya kuliah. Tadinya saya bingung untuk mengambil jurusan teknik apa, dan pada akhirnya saya memutuskan untuk masuk pada jurusan teknik arsitektur, karena teknik arsitektur ini jurusan yang masih bisa di sambungkan atau di hubungkan dengan seni.

Setelah itu saya mencari cari Universitas yang bagus akan teknik arsitekturnya, dan kebetulan sekali pihak Universitas Gunadarma memberitahu saya bahwa saya mendapat beasiswa di Universitas Gunadarma, karena sebelum nya sewaktu saya masih kelas 3 SMA universitas Gunadarma mengadakan Try Out di sekolah saya.

Dan sebelum saya mengambil jurusan ini saya berfikir bahwa jurusan ini tugas nya hanya mendesain sebuah bangunan tanpa ada hitung menghitung nya, karena sewaktu sekolah saya paling tidak suka dengan pelajaran tentang hitung hitungan, tetapi ternyata saya salah menilai setelah saya sudah mengambil jurusan ini, ada juga perhitungan nya. Karena saya sudah telanjur dengan apa yang saya pilih dan selain itu saya juga tidak ingin mengecewakan keluarga saya, pada akhirnya saya menerima sama apa yang saya sudah pilih.

Walau selama saya kuliah dan mempelajari tentang bangunan saya sangat tidak paham sama apa yang di bicarakan karena saya sama sekali tidak ada basic tentang bangunan. Dengan berjalan nya waktu saya pun mulai paham tentang bangunan dan strukturnya, walaupun masih dikit demi sedikit saya ingin terus mendalam tentang pengetahuan bangunan.
Dan setelah itu saya mulai di ajak sama pacar saya untuk mengerjakan proyek di perusahaan keluarga pacar saya ini, nama prusahaan nya PT. WIJAYARUPA, saya dan pacar saya di percaya untuk mendesain sebuah rumah yang ingin di renovasi oleh client dari perusahaan keluarga pacar saya, dan akhirnya saya dan pacar saya pun mengerjakan proyek itu.
Selama mengerjakan proyek itu saya benar benar baru merasakan apa rasanya sebuah karya yang sudah di buat dengan susah payah tetapi di jelek jelek kan gitu saja, karena client tersebut tidak suka dengan desain saya, banyak sekali permintaan dari client tersebut, berkali kali pun refisi dan hasilnya nihil. Dan pada akhirnya pun goal , client saya pun suka dengan desain saya. Dan sekarang pun proyek masih dalam proses pembangunan, dan target awal tahun depan sudah selesai.
Hal tersebut memang benar benar pengalaman pertama saya di dunia arsitektur, dan pelajaran dari pengalaman itu saya tahu bagaimana susah nya memahami apa maksud dan yg di inginkan client, lain itu juga saya tahu bagaimana sakit nya sebuah karya yang sudah kita buat tetapi nihil di mata orang. Tetapi saya tidak ingin putus asa, dan saya akan selalu mencoba untuk jadi yang terbaik dan memperdalam dunia bangunan.

Dan saya sangat bertrima kasih untuk bapak/ibu dosen yang telah membimbing dan mengajari saya tentang bangunan, hingga saat ini yang tadinya saya tidak tahu apa apa sampai saya banyak tahu tentang dunia arsitektur. Dan saya akan berusaha keras agar dapat menjadi arsitek terkenal dan dapat membagakan keluarga saya.


NAMA           : APRIYANTO PAMUNGKAS
KELAS          : 2TB02

NPM               :21314475

Kamis, 18 Juni 2015

MANUSIA DAN HARAPAN

PENGERTIAN HARAPAN


Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa "Si pungguk merindukan bulan"
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak.
Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

PERSAMAAN HARAPAN DAN CITA-CITA


Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan tersebut.
Cita-cita merupakan impian yang dimiliki seseorang sejak kecil atau sekarang dan dibatasi oleh batas waktu. Seorang yang memiliki cita-cita jika impiannya tersebut ingin tercapai, seseorang tersebut haru mempunyai usaha untuk menggapai cita-citanya tersebut agar impiannya dapat terealisasikan. Dan didalam menggapai sebuah cita-cita janganlah terlalu ambisius karena itu akan berdampak yang buruk bagi diri sendiri.
Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang ingin dicapai dengan usaha yang keras, inovasi, pantang menyerah dan mandiri, walaupun orang tersebut telah jatuh dalam menggapai cita-citanya tetapi jika orang tersebut memiliki tekat atau pantang menyerah maka orang tersebut akan terus berusaha dalam menggapai cita-cita atau impiannya tersebut.
Berhubungan dari hal diatas persamaan harapan dan cita-cita yaitu keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud dengan melakukan cara usaha yang keras dan sebagainya.

APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN


Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya.
Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
1.      Dorongan Kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua
2.      Dorongan Kebutuhan Hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan
manusia itu ialah:
a)      Kelangsungan hidup (survival)
b)      Keamanan (safety)
c)      Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d)      Diakui lingkungan (status)
e)      Perwujudan cita-cita (self actualization)

PENGERTIAN DOA

Kata doa atau prārthanā (dalam bahasa Sansekerta) berasal dari dua kata ‘prā dan ‘artha’ yang artinya memohon dengan sungguh-sungguh. Dengan kata lain, meminta sesuatu hal kepada Tuhan YME dengan kerinduan yang intensif.
Doa mencakup rasa hormat, cinta, permohonan dan iman/ keyakinan. Melalui sebuah doa, seorang pengabdi/ bhakta mengungkapkan ketidakberdayaan nya dan menyerahkan sikap pelaksanaan dari suatu pekerjaan kepada Tuhan YME. Menyerahkan sikap pelaksana kepada Tuhan YME berarti kita mengakui bahwa Tuhan membantu kita dan Ia yang menyelesaikan pekerjaan itu. Doa adalah suatu alat penting dalam praktik spiritual secara umum di jalan spiritual Devosi/ pengabdian.


KEPERCAYAAN

Definisi kepercayaan dari beberapa ahli dari Jurnal Dimensi Teknik Sipil, 8(2) Sep 2006: 55-62, Tingkat Kepercayaan dalam Hubungan Kemitraanantara Kontraktor dan Sub Kontraktor di Surabaya oleh Lendra dan Andi:
1.      Kepercayaan adalah bagian psikologis terdiri dari keadaan pasrahuntuk menerima kekurangan berdasarkan harapan positif dari niat atau perilaku orang lain.
2.      Kepercayaan adalah gagasan psikologis, pengalaman dari hasilinteraksi dari nilai-nilai, sikap, suasana hati, dan emosi dengan orang lain.
3.      Kepercayaan adalah sesuatu yang diharapkan dari kejujuran dan perilaku kooperatif berdasarkan saling berbagi norma-norma dannilai-nilai yang sama.
4.      Kepercayaan adalah derajat dimana seseorang yang percaya menaruhsikap positif terhadap keinginan dan baik dan keandalan orang lainyang dipercayanya di dalam situasi yang berubah-ubah dan beresiko.
5.      Kepercayaan berada dalam lingkungan dimana ada ketidakpastian danresiko; kepercayaan mencerminkan suatu aspek kemungkinan yaitu pengharapan.
6.      Kepercayaan adalah keyakinan bahwa orang lain tempat kita bergantung akan memenuhi harapan-harapan kita kepadanya.
7.      Kepercayaan adalah harapan seseorang, asumsi-asumsi atau keyakinanakan kemungkinan tindakan seseorang akan bermanfaat,menguntungkan atau setidaknya tidak mengurangi keuntungan yang lainnya.

TIGA TEORI KEBENARAN


1.      Teori Kebenaran Korespondensi
Teori kebenaran korespondensi adalah teori yang berpandangan bahwa pernyataan-pernyataan adalah benar jika berkorespondensi terhadap fakta atau pernyataan yang ada di alam atau objek yang dituju pernyataan tersebut. Kebenaran atau suatu keadaan dikatakan benar jika ada kesesuaian antara arti yang dimaksud oleh suatu pendapat dengan fakta. Suatu proposisi adalah benar apabila terdapat suatu fakta yang sesuai dan menyatakan apa adanya. Teori ini sering diasosiasikan dengan teori-teori empiris pengetahuan.

2.      Teori Kebenaran Koherensi
Teori kebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Pernyataan-pernyataan ini mengikuti atau membawa kepada pernyataan yang lain. Seperti sebuah percepatan terdiri dari konsep-konsep yang saling berhubungan dari massa, gaya dan kecepatan dalam fisika.
Kebenaran tidak hanya terbentuk oleh hubungan antara fakta atau realitas saja, tetapi juga hubungan antara pernyataan-pernyataan itu sendiri. Dengan kata lain, suatu pernyataan adalah benar apabila konsisten dengan pernyataan-pernyataan yang terlebih dahulu kita terima dan kita ketahui kebenarannya.

3.      Teori Kebenaran Pragmatis
Teori kebenaran pragmatis adalah teori yang berpandangan bahwa arti dari ide dibatasi oleh referensi pada konsekuensi ilmiah, personal atau sosial. Benar tidaknya suatu dalil atau teori tergantung kepada berfaedah tidaknya dalil atau teori tersebut bagi manusia untuk kehidupannya. Kebenaran suatu pernyataan harus bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.


Sumber :
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Harapan
·         https://abra139210.wordpress.com/2011/05/24/manusia-dan-harapan/
·         http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-doa-doa-berdoa-arti-pengertian-taca-cara-dan-waktu-mustajab-agama-islam.html






Sabtu, 02 Mei 2015

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Kegelisahan


Kegelisahan adalah hal yang tidak terduga rupanya, bisa dirasakan sebelum sesuatu hal terjadi pada saat hal itu terjadi, atau bahkan setelah hal itu terjadi. Sekarang bagaimana kita dapat mengendalikan kegelisahan itu agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan efek yang justru mengganggu kehidupan dan perasaan kita. Jadi setiap ada hal apapun yang membuat kita gelisah maka kita harus bersugesti hal yang baik agar membuat kita tenang, dan selalu mengambil hikmah dari apapun yang terjadi. Efek kegelisahan bisa timbul karena ada perlakuan yang tidak positif dari dalam diri kita sendiri. Maka dari karena itu apabila kita melakukan suatu kejadian atau perbuatan harus di usahakan sebisa mungkin menjalankannya dengan baik.
Kegelisahan di dalam bahasa sekarang disebut dengan galau. Galau ini banyak contoh kasusnya, seperti masalah cinta, pekerjaan, keluarga, dan lainnya. Manusia yang merasa gelisah seringkali tidak dapat menjalankan pekerjaan dengan baik karena selalu merasa tidak tenang dalam hidupnya.Bahkan orang tersebut tidak memiliki dasar dalam melakukan suatu kegiatan.Semua itu di sebabkan oleh karena manusia mempunyai hati dan perasaan yang takut akan kehilangan nama baik dsb.Bentuk kegelisahan bisa bermacam-macam,misalnya merasa terasing,kesepian dan ketidakpastian akan suatu masalah.
Keterasingan di sebabkan oleh perilaku seseorang yang sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan,akibatnya perilaki orang tersebut tidak dapat di terima atau tidak dapat di benarkan oleh masyarakat yang ada di lingkungannya misalnya; sombong.Kesepian berarti merasa sunyi,tidak berteman.Kesepian memiliki hubungan dengan keterasingan hanya kebalikannya yaitu orang yang frustasi sehingga bersikap rendah diri dan menjauhi pergaulan ramai.Sedangkan ketidakpastian adalah perasaan tidak menentu,tidak dapat ditentukan,tanpa arah yang jelas misalnya;ketidakpastian tentang lulus tidaknya menjadi seorang sarjana.


Sebab-sebab Orang Merasa Gelisah


Selama hidupnya, manusia pasti pernah mengalami kegelisahan baik intensitasnya sering ataupun jarang, apalagi di era globalisasi seperti saat ini yang membutuhkan tingkat kompetitifitas yang tinggi untuk hidup di dalamnya. kegelisahan sendiri berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak senang tidak sabar, cemas sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. sedangkan kita dapat mengetahui tanda-tanda bahwa seseorang mengalami ketegang adalah dari tingkah lakunya.
Sigmon Freud seorang ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia, yaitu: kecemasan kenyataan, kcemasan neoritik dan kecemasan moril. Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada yang gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal- hal yang material.

Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain:
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
3. Penyakit yang menahun
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
5. Takut kehilangan pasangan hidup
6. Khawatir gagal dalam berkarier
7. Dan lainnya


Keterasingan


Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal,sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasingberarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalahbagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan sudah tentu dengan sebabdan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidakdapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang aa pada diri seseorang, sehingga iatida dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.


Contoh: Orang yang bersifat sombong angkuh, besar kepala, tidak menghormati orang lai selalu akan tersisih dari pergaulan masyarakat, karena perilaku semacam ini tidak disenangi dan dibenci oleh masyarakat. Orang lain akan merasa tersentuh nilai-nilai kemanusiaannya apabila bergaul dengan orang angkuh, sombong, dan tidak menghormati orang lain. Karena itu ia dibenci orang lain, sehingga membuat ia dalam keterasingan.

Kesepian


Kesepian adalah keadaan emosi dan kognitif yang tidak bahagia yang diakibatkan oleh hasrat akan hubungan akrab tetapi tidak dapat mencapainya. Individu yang tidak menginginkan teman bukan orang yang kesepian, tetapi seseorang yang menginginkan teman dan tidak memilikinyalah orang yang kesepian. Kesepian adalah pengalaman subjektif.
Kesepian juga dideskripsikan sebagai kesakitan sosial - suatu mekanisme psikologis untuk memperingatkan seorang individu atas isolasi yang tidak diinginkan dan memotivasinya untuk mencari hubungan sosial.
Sebagai makhluk sosial, rasanya tidak ada orang yang ingin kesepian, tanpa punya sahabat tempat berbagi perasaan atau juga tidak punya keterikatan emosional dengan pasangan. Orang-orang yang kesepian cenderung menilai dirinya sebagai orang yang tidak berharga dan tidak dicintai. Akhirnya ia pun tidak nyaman berada di lingkungan mana pun.
Selain mendatangkan penyakit, kesepian yang dirasakan seseorang juga bisa membuatnya kedinginan dan mudah terserang flu. Menurut peneliti dari Universitas Toronto, Kanada, orang-orang yang merasa dirinya terasing sering merasa kedinginan di sebuah ruangan bila dibandingkan dengan orang yang bahagia

Ketidakpastian


Ketidakpastian adalah sebutan yang digunakan dengan berbagai cara di sejumlah bidang, termasuk filosofi, fisika, statistika, ekonomika, keuangan, asuransi, psikologi, sosiologi, teknik, dan ilmu pengetahuan informasi. Ketidakpastian berlaku pada perkiraan masa depan hingga pengukuran fisik yang sudah ada atau yang belum diketahui.

Contohnya, jika Anda tidak tahu apakah besok hujan, maka Anda mengalami ketidakpastian. Bila Anda menerapkan kemungkinan ini pada hasil memungkinkan yang menggunakan perkiraan cuaca atau penilaian kemungkinan terkalibrasi, Anda telah memperkirakan ketidakpastian.


           Untuk mengatasi kegelisahan lebih baik banyak beribadah dan berdoa kepada yang di atas atau melakukan suatu kegiatan yang membuat anda tidak merasakan kegelisahan itu dan lama kelamaan akan lupa dengan rasa gelisah itu sendiri

Dan untuk mengatasi ketidakpastian hanya satu kunciinya menurut saya ‘JANGAN TERLALU BANYAK BERHARAP” karena sesuatu yang sangat kita harapkan belum tentu sesuai dengan apa yang kita harapakan.



Sumber:

  •  http://radenmasyonatanpandukristanto.blogspot.com/2012/06/tugas-ibd-pengertian-keterasingan.html
  • http://januar-ikmal.blogspot.com/2012/06/pengertian-kegelisahan.html
  • http://fthund.blogspot.com/2012/06/sebab-sebab-orang-gelisah-dan.html
  • http://zaysscremeemo.blogspot.com/2012/06/pengertian-kesepian.html
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Ketidakpastian

Selasa, 28 April 2015

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Definisi Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepetingan orang lain. Untuk meningkatkan kesaadran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa


Jenis - Jenis Tanggung Jawab
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadiannya sebagai manusia pribadi. Dalam hal ini manusia tak luput dari kesalahan, baik di sengaja maupun tidak di sengaja. Contoh; seseorang yang akan menghadapi ujian karena ia bertanggung jawab sebagai pelajar yakni belajar, maka ia pun bisa mengerjakan soal-soal ujiannya.

2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Keluarga terdiri dari suami, istri, anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Contoh; seorang kepala keluarga yang rela banting tulang bekerja demi keluarganya untuk kehidupan sehari-hari.

3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, maka dari itu tiap manusia pasti membutuhkan bantuan. Sehingga manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya memiliki tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya. Contoh; ikut serta dalam kerja bakti atau gotong royong.

4.      Tanggung jawab kepada bangsa / negara
Setiap manusia adalah warga negara dari suatu negara. Dalam berfikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat bebruat semaunya. Bila itu perbuatan salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara atas kesalahannya. Contoh; mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan jika melanggar maka akan dikenakan hukuman. Selain itu juga ikut menjaga kesatuan dan keanekaragman bhineka tunggal ika.

5.      Tanggung jawab kepada Tuhan
Segala sesuatu yang kita perbuat akan dipertanggung jawabkan nanti di akhirat. Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Contoh; menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangannya.


Definisi Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat atau tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dari semua itu yang dilakukan dengan ikhlas.


Bentuk - Bentuk Pengabdian
·         Pengabdian kepada keluarga
Dapat dilakukan dengan menjaga nama baik keluarga, mensejahterakan keluarga, sebagai anak yakni hormat kepada orang tua serta membantu pekerjaan orang tua dirumah.

·         Pengabdian kepada Tuhan
Dapat dilakukan dengan cara beribadah kepada-Nya, mengamalkan perbuatan-perbuatan baik, dan tidak melanggar larangan-Nya.

·         Pengabdian kepada negara
Merupakan kewajiban bagi setiap warga negara, misal; seorang pegawai negeri yang bersedia ditempatkan diluar daerahnya untuk bekerja. Dan membayar pajak pun juga sudah termasuk dari pengabdian kepada negara.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari;  seorang guru yang mengajar disekolah yang sering kita sebut pahlawan tanpa tanda jasa. Ia mengajar tanpa lelah dengan tujuan untuk mencerdaskan murid-muridnya.


Definisi Pengorbanan
Merupakan suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.


Bentuk – Bentuk Pengorbanan
·         Pengorbanan ayah terhadap anaknya
·         Pengorbanan ibu terhadap anaknya
·         Pengorbanan seorang pejuang terhadap negaranya
·         Perjuangan seorang umat kepada agamanya


Manusia harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh manusia itu sendiri, dari perkataan atau perbuatan. Segala sesuatu itu pasti akan ada yang namanya resiko sama apa yang manusia lakukan.
Sebagai mahasiswa, saya merasa sudah cukup bertanggung jawab dengan apa yang saya lakukan, dengan saya belajar dan mengerjakan tugas yang diberi oleh pembimbing atau dosen, saya rasa itu beberapa contoh tanggung jawab saya sebagai mahasiswa


Sumber:
http://revolversediaz.blogspot.com/2013/05/manusia-dan-tanggung-jawab.html